Catatanku di Maya

Kecewa

Ketika biasa itu telah kau torehkan pada jiwa

Ketika sebuah bilik mungil telah tersedia untukmu di sana

dan ketika rasa itu telah kubagikan padamu sebagiannya…

kau pun berlalu tanpa menimbang rasa …

kini…

akupun hanya bisa memandangmu dengan penuh kecewa…

tertunduk diri ini di tengah duka yang tercipta,

… sungguh …

betapa selama ini, aku telah bermain dengan rasa …

***

Berhati-hatilah dalam bermain rasa, agar kecewa itu tak datang menghampiri jiwa…

Advertisements

Comments on: "Kecewa" (28)

  1. Sebenarnya yang penting bukanlah kecewa itu sendiri, tapi antisipasi kita sebelum terjadi kecewa, maupun reaksi kita setelah kecewa.

    A. antisipasi kita sebelum terjadi kecewa:
    – Ada yang punya PLAN B, PLAN C. Sehingga, apabila hasil tidak sesuai yang diharapkan, masih ada rencana cadangan. Ini bisa menekan rasa kecewa
    – Melakukan yang terbaik namun berserah kepada Tuhan. Berserah beda dengan pasrah, karena kalau pasrah terkesan pasif. Kalau berserah, proaktif, namun tetap tunduk kepada Tuhan
    – Tidak punya rencana cadangan, atau tidak dipersiapkan dengan matang. Ini yang membuat rasa kecewa bisa besar.

    B. Reaksi setelah kecewa:
    – Larut tenggelam dalam rasa kecewa, patah semangat
    – Berusaha mempelajari pengalaman yang berharga untuk persiapan menghadapi tantangan berikutnya. Ceileh πŸ˜›
    – … (isi sendiri πŸ˜› )

  2. thea moehady said:

    kecewa lebih parah drpd diselingkuhin..gw bgt puisinya..i like it

    makasih thea…

  3. mb rose..bukan kuciwa padaqyu kaaann???? ( huph..ge-er, boro2 dipikirin ya…hehehe)

    Berhati-hatilah dalam bermain rasa, agar kecewa itu tak datang menghampiri jiwa

    * selama rasa itu diperuntukkan untuk manusia, maka sedikit banyak kecewa itu akan ada…..
    tapi jika rasa itu diperuntukkan bagi-NYA, maka tak akan pernah ada kata kecewa terucap oleh jiwa….*

    bukan padamu tapi pada… nama, jiwa, asa dan masa yang pernah menyapa… 😦

  4. kecewa dan bahagia, selalu bergantian dlm hidup,
    jadi tersenyum bahagialah Rose ku yg cantik
    salam

    iya bunda, sebagai warna kehidupan rose… ^^

  5. lupakan kekecewaan itu, buang rasa yang membuatmu kecewa, jangan lagi bermain dengan rasa, mainlah dengan hati.. heheh.. πŸ˜€

    bermain rasa dan hati sama saja Zack, akan berakhir dengan kecewa, bila tiada ikhlas yg menyerta…

  6. Bermain rasa…
    Saya suka kata-kata itu πŸ™‚
    Meski kecewa menanti di ujung senja
    Semua terbeli oleh rasa indah yang sempat hinggap di jiwa…

    yeah.. tapi hasil akhir yg didapat tkdang tak seindah asa sis… ^^

  7. Abu Ghalib said:

    obat yg paling manjur untuk sebuah kekecewaan adalah melupakannya πŸ˜€

    betul abu, meski susah sungguh pasti kan tergerus oleh waktu lama kelamaan juga…

  8. *alah bisa karena biasa,
    karena biasa tiada rasa,
    ujung-ujungnya, kecewa-kah?

    namun … 😦
    dia datang nampak muka,
    pergi nampak punggung,
    ksatria-kah dia?

    mungkin dia lakukan hal itu karena menggenggam sejumput asa yang lainnya… 😦

  9. waaah keren nie blog
    bahasanya tinngi banget ane ga biasa ma bahasa g2 hahahha
    maklum anak ipa hehehehe

    kalau sempat main ke blog (dofollow blog) ane ya…
    http://belajar-tanpa-henti.blogspot.com/
    nice to be friend
    salam kenal

    belajarlah tuk mengenal bahasa-bahasa hati… nice, makasih telah berkunjung ke kebun rose…

  10. Good morning Rose!

    good morning andrew.. πŸ™‚ have a nice day.. ^^

  11. Kok sepertinya nyambung dengan postingan saya ya…

    tepat sekali Aldy, aku sudah ke blog aldy… 😦

  12. kalau perasaan itu kadang tidak memakai logika, tapi lebih kepada insting kita sebagai manusia, makhluk yang berperasaan. tapi jika pandai mengelola perasaan, dijamin deh g akan kecewa. toh dunia ini hanya sementara. ada Dia yang tak pernah mengecewakan kita πŸ™‚

    benar reza… kita harus bisa mengelola perasaan agar tak mudah kecewa… jangan manja terhdp diri sendiri…

  13. saya sudah sering sekali bermain dengan rasa, dan sering pula saya dikecewakannya… 😦

    banyak jiwa yang senang bermain rasa Asop, semoga bisa jadi pelajaran tuk langkah selanjutnya… tetaplah bermain rasa pada setiap jiwa yang memang memerlukan asa dan rasa kita… ^^

  14. Bersyukurlah, karna kau pernah mendapat kesempatan untuk merasa, meski hanya sebentar.
    Dalam hidup itu, setiap kisah datang dan pergi, ada yg bisa dikenang, ada pula yg harus dilewatkan begitu saja.

    sangat susah bagi rose tuk menghilangkan rasa yang telah terlanjur menggores di jiwa… 😦

  15. jangan kecewa kawan……….heheh
    kan u ada di generasi kelimanya blue………baca dech namamu ada kan
    kita bersaudara
    kita bersahabat kawan
    salam hangat dari blue
    menyukai postmu selalu

    terimakasih blue… ^^

  16. rasa adalah asa yg mengalir dalam butiran darah di nadi
    jika bukan milik kita biarkan ia mengalir dalam rasa ku
    yg ini judulnya ‘kecowa’ heheheh..

    ala matanaga yaa… ^^d

  17. jika saja kita bisa menempatkan rasa dibelakang logika, mungkin sakit itu takkan ada…

    yeaah… kadang rasa itu melampaui logika sehingga lara kan terasa sesudahnya bila kecewa datang menyapa… 😦

  18. Biasanya kita kecewa ketika kita menaruh harapan terlalu berlebihan. Saya puun pernah merasakannya. Moga tak mengganggu aktifitasnya ya. Bener kata mas achoey “Hati-hati menjaga hati”

    betul.. jagalah hati-hati kita… nice.. ^^

  19. Kecewa kenapa mbakku ?
    makanya aq takut banget main hati.. takut makan hati.. jadi harus tetap berhati2 πŸ˜€

    jangan takut bermain hati… tetaplah berhati-hati… ^^

  20. nyata gak nie puisinya rose

    nyata peri.. menggambarkan perasaanku… 😦

  21. khairuummah77 said:

    Kami memerlukan sumbangan anda untuk menjayakan pembinaan Madrasah ini, demi memartabatkan ilmu, tarbiyah dan dakwah umat Islam sejagat. Segala sumbangan hendaklah disalurkan melalui Bank Muamalat Malaysia Berhad No akaun : 0302-0000656-71-8 dan Maybank Islamic Berhad No akaun: 55310 4411 805 di bawah nama:-PERTUBUHAN UMAT CEMERLANG KELANTAN (KHAIRU UMMAH).
    Sila layari http://khairuummah77.wordpress.com/2010/03/03/pelan-pembinaan-madrasah-khairu-ummah/

  22. aduuhh smoga tdk keterusan kecewanya….

    tapi emang kecewa kan ga bisa lepas dr hidup kita … right??

  23. hati-hati dengan hati !

    ehmm πŸ™‚

    yup… jangan biarkan dia mengembara terlalu jauh… ^^

  24. aduh…….,tau tau harus berkomentar apa

    bingung ya??

  25. Hmmm.. Curcol ya mbakkk?? Hehehe.. Stuju banget sama kalimat terkahirnya.. Biar gk kecewa harus hati2 bermain rasa. Hmm

    betul, Fiya… ^^

  26. Mampir, mengintip dirimu yang sedang menggores pena di diary rose πŸ™‚

    silahkan akin… ^^

  27. Hmm…
    Mengintip kekecewaan disana
    Yang jera tuk bermain rasa
    Namun rasa hanyalah bagian dari asa
    Yang terus kan datang menggelitik jiwa
    πŸ™‚ πŸ™‚

    dan mereka semua kan selalu ada pada manusia… ^^

  28. knp rose???
    ini puisi ato curhat yak???
    yang sabar ya…. πŸ™‚

    curhat yang kurangkaikan dalam untaian bait puisi hati…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: