Catatanku di Maya

Dengarkan Aku

Rose, dengarkan aku…
entah kenapa aku masih ingin menari untukmu

entah sampai kapan ku tak tahu

apakah sampai bosan menyergapku
karena kau tak kunjung tersenyum padaku

apakah sampai lelah menerpaku
karena tak ada sapamu untukku

atau … apakah sampai namamu
tergerus oleh roda kehidupanku hingga jadi debu
bertaburan di sepanjang lorong waktuku?

akupun tak tahu …

Rose, dengarkan aku …
hanya di sini kubisa berbincang denganmu
merangkai monolog rindu
meskipun kau diam membisu

segala tanya berlarian di benakku
ada apa denganmu?
apakah salahku begitu menggores hatimu
sehingga tak ada sedikitpun ceriamu untukku?

sekali lagi Rose, dengarkan aku …
izinkan aku menari untukmu
meski hanya sementara waktu
entah sampai kapan ku tak tahu

hingga kutitipkan dirimu pada Penguasa jiwaku
agar selalu menjagamu
dan memberi kebaikan untukmu…

Rose, dengarkan aku…

***

hanya mengenang … karena it’s over now …

Advertisements

Comments on: "Dengarkan Aku" (30)

  1. nanangrusmana said:

    Rose,…
    waktu telah mati dimakan hari
    Cermin yang kau pakai itu
    sudah usang
    sudah buram
    sudah nggak bisa melihat wajahmu yang cantik ,Rose

    Rose…,

    meski cermin telah usang, namun cermin hatiku kuusahakan senantiasa cemerlang di sepanjang waktuku, nanang… aq bisa bercermin pada diriku, nuraniku dan sanubariku… dan aku akan tetap cantik di sana… dengan keimanan padaNya… itu yang akan membuatku cantik di sana… πŸ™‚

    • nanangrusmana said:

      Rose,
      Biarkan cermin yang usang itu untuk dikenang
      Biarkan kenangmu rapat rapat di sana
      dalam bias bias waktu

      Rose,
      Cantik mu dalam diri
      kan tetap wangi
      semerbak setiap hari
      mewangi untukku..

      Jakarta,160410

      semerbak wangi kuntum mawar merah di kebun ini untuk setiap pengelana maya yang singgah dan ingin memaknai arti goresan2 sendu dan pilu hati… semoga bisa menjadi cermin bagi diri… karena semua yang kutulis di sini adalah … manusiawi dan dalam koridor insani… ^^

  2. dan rose den9arkanlah aku
    kali ini..

    aku akan per9i ‘tuk sementara
    aku akan kembali suatu saat santi πŸ™‚

    and i’m 9onna miss yu roseee.. πŸ™‚

    * i’ll listen you by my hearth πŸ˜‰ *

    take care wi3nd…. gonna miss u… 😦

  3. woww.. gurih banget goresannya
    ‘hanya bisa titip dengan penguasa jiwa’
    rose mengenang…

    iya mata, rose hanya ingin mengenang… ^^

  4. bila Rose tak mendengar, biar aku yang mendengar.. πŸ™‚

    terimakasih Indra… ^^

  5. Tolong dengarkan dia
    Dia yang slalu mendengarmu
    Mendengar setiap ada dia
    Slalu mendengar apa kata dia
    Sallam The tekter

    DIA telah Mendengarkan Rose, dan dia juga telah mendengar… rose hanya ingin mengenang… 😦

  6. Tak banyak orang yang bisa mendengarkan kata hatinya sendiri, untuk saling berbicara apa adanya, tanpa hijab, tak ada dinding pemisah, hingga tak tersembunyi. Orang (termasuk aku) lebih banyak memfungsikan telinga yang sesungguhnya, dibanding hatinya sendiri, yang justru lebih banyak mendengarkan apa yang sesungguhnya terjadi…

    mari kita padukan kedua hal itu nuun, hati dan indera… ^^

  7. wow…full puisi neehh..seruu, bisa dibukukan tuh πŸ™‚

    entar kalu udah banyak dibukukan ya Oyen… ^^

    • ckckck.. ada buguru lg.. numpang comment dibawah buguru yah.. πŸ˜‰

      akan aku dgrkan.. menarilah dgn pena mu, penuhi tinta blog ini dgn hati agar rose bisa menjadi sesuatu yg tak dapat dilupakan, menarilah walau walau untuk sementara waktu.. aku kan slalu mendengar dan menantikan.. hihi.. (*lebay) :mrgreen:

      mashaAllah… bagus Zack… untaian kalimatmu itu… ^^

  8. Rose..aku akan mendengarkan mu hehe..salam kenal ya, puisi yang sangat indah,

    terimakasih Lia telah mendengarkan rose… ^^

  9. apa rose sini aku dengerin…?
    apa mau nari lagi *kaget*
    nari mulu sih rose πŸ˜€
    salam sayang

    di sinilah aq menari, peri… kalau aku tak menari, tak kan tercipta puisi-puisi ini…. jari jemariku yang menari di atas key board, sedangkan hati dan anganku yang mengawan… segenap kata dan tanya berkejaran di sana… ^^

  10. mengenang untuk diambil pelajaran ..
    bukan untuk mempersempit jiwa dan penghilang asa..

    bener2 sebagai pelajaran yang sangat berharga, brader… ^^

  11. darahbiroe said:

    sungguh indahhh
    semoga ke depan akan menjadi lebih baik dan baikkk
    semangatttttttt

    insyaAllaah… aamiiin… ^^

  12. serdadoe tanpa markas said:

    akoe melihat tidak dengan mata
    akoe mendengar tidak dengan telinga
    akoe bitjara tidak dengan moeloet
    akoe berdjalan tidak dengan kaki
    akoe meraih dan berpegang tidak dengan tangan

    lihatlah, dengarlah, bitjaralah, berdjalanlah, raih dan peganglah Rose dengan HATI.

    dan aku memadukan antara indera dan hati… karena keduanya tercipta tuk berpadu…

  13. Pasti kenangan yang indah, Rose…
    Biarlah waktu akan menghapusnya dari pandangan, tapi tidak dari hati yang paling dalam πŸ™‚

    tidak begitu menyenangkan jeng… 😦 dan aq ingin menghapusnya pelan-pelan… seiring dengan berjalannya waktu dan bergantinya lembar hari-hariku…

  14. delia4ever said:

    tidak ada yang salah dalam mengenang sesuatu πŸ™‚

    indah banget mbak puisinya..

    alhamdulillaah, terimakasih Lia.. ^^

  15. Pasti rose mendengarkan mbak, kami juga koq. πŸ™‚

    tentu de, karena aqlah rose itu… ^^

  16. cara mengenang masa lalu yang menarik..hihi..sampai terhanyut aku membacanya..

    terimakasih mas…

  17. semoga kenangan buruk masa lalu tidak terjadi lagi. jadikan masa lalu sebagai media untuk mendewasakan diri

    terimakasih sahabat atas nasehatnya… ^^

  18. kenangan masa lalu terkadang masih jelas terngiang…menjadikan kita lebih berhati – hati untuk bertindak, jangan sampai kesalahan terulang kembali.

    betul mas, jangan samapai kesalahan itu terulang kembali… ^^, mkasih yaa…

  19. bahasanya sangat mendalam banget… hanyut dah tebawanya… tapi mengapa harus menari??
    Nice word… Salam Blogger

    menari?? menari di sini bukan artian sebenarnya… menari di sini artinya aq menuliskan berbagai macam tanya dan kalimat yang berkejaran di benakku… sembari aku berpikir, maka jari-jemariku menari-nari di atas keyboard leppiku… secara otomatis, karena aku tak bisa bila menuangkannya dalam suatu dratf, ga bakalan mengalir idenya… ^^

  20. Mari kita mengambil hikmah dari perbuatan2 masa lalu kita yg akan jadi acuan dan motivasi buat dimasa yg akan datang…..

    betul rudi… makasih..^^

  21. Pake kakak maksudna.. Wkwkwkwk

    terserah Fiya, asal jangan panggil bang atau akang yaa… πŸ˜‰

  22. Mengenang syapa kak? *aq mnggil mbak Rose a.k.a sunflo pke mbak ajah ya?? Hihihi.. Ajarin bikin puisi kak.. Huhu

    mengenang sebuah nama, sebuah jiwa, sebuah asa dan sejumput doa dalam masa…^^

  23. saya merasa lebih tegar ketika melihat masa lalu saya….yang baik, ingin saya kembangkan dan yang buruk, berfikiran kenapa bisa begitu…?cari solusi dan tinggalkan masa kelam menuju yang positif…

    salam sejaterah rose

    ketika jiwa ini sadar akan pentingnya sikap realistis, aq kan bertindak seperti itu, andi.. ^^

  24. tapi kadang saia takut untuk mengenang masa lalu—takut larut dalam bayangannya…

    akupun juga kadang ngerasa kek gtu ian.. 😦

  25. belajar dari masa lalu πŸ™‚

    yeaah… dan sangat berharga… ^^

  26. iya2, tenang aja, didengarkan kok sama rosenya. ya kan rose? πŸ˜€

    yooiiii Reza… ^^

  27. kenangan-kenangan masa lalu kita jadi pelajaran masa mendatang agar lebih hati-hati dalam melangkah

    ya pak… kan kuingat selalu, makasih yaa..

  28. Mengenang sesuatu itu wajar, kok. πŸ™‚

    yup Sop… ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: