Catatanku di Maya

Mencoba

Mencoba membalik semua
sebelum hadirmu…

tanpa sapamu …
tanpa ceriamu …
tanpa candamu …
tanpa tawamu …
tanpa senyummu …
tanpa hangatmu …
tanpa hatimu …


…semuanya…
tanpamu…

sebab…
tak kan bisa dirimu
ada di setiap waktu
‘tuk warnai hari-hariku…
dan kusadari semua itu…

***
– dan akupun kan terbiasa tanpamu-
Advertisements

Comments on: "Mencoba" (47)

  1. mungkinkah membaliknya?
    biarkan lembar itu tersurat
    bercerita tentang keinginan dan ketidakinginan
    menjadi saksi, menjadi guru dan penjaga hati

    dia akan jadi saksi, dalam kenangku dalam rinduku namun aku harus membiasakan hari-hariku tanpanya… harus, mahesa…

  2. Awalnya memang sulit, tetapi seiring berjalannya waktu menjadi biasa kan ?

    yup… bisa Dy insyaAllah aq bisa… ^^

  3. Rose, tak ada yang abadi, kecuali sang Maha Abadi, tak ada yang Kekal selain yang maha Kekal. Maka berharaplah padaNya. Karena dia kan ada untukmu, selamanya..

    ya… DIAlah muara segela rasa… yang berkecamuk di dada

  4. aih…, sepi dunk kak…. 🙂

    dan aku telah terbiasa dengan sepi yang menemani… ^^

  5. serdadoe tanpa markas said:

    wah… wes muleeh toh ?
    rehat doeloe ja, kaloew tjape.

    alhamdulillah..

  6. hayoooooooo… pada ngerumpiin rose yuaaa… :mrgreen: hehehehe…

    ah sunflo… ga juga kok… mereka apresiatif banget ma rose…

  7. wah . . mbak reose memang ahli dalam puisi . . .
    trus yang paling keren . . .gambarnya selalu top markotop . . .
    gambar sendiri ya mbak . .

    alhamdulillaah,makasih de… ga kok, nyari di internet… ^^

  8. Ku coba tanpa-mu,
    awalnya berat dan susah,
    akhirnya … bisa,
    ada benarnya kata bijak,
    alah ‘bisa karena ‘biasa …
    hehehe … canda!

    benar abrus… semuanya karena terbiasa… makanya mencoba tuk membiasakan…

  9. delia4ever said:

    Mencoba dalam kesendirian :(….

    mbak picturenya keren banget

    thx de’… ^^

  10. ku mencoba lihat wajahmu…tapi gak bisa

    wajah siapa pras? 😕

  11. Teruslah mencoba. 😀

    makasih Sop… ^^

  12. Lagi lossing something ya?????Moga everthyng get back more Ok than before..Allah blessed u and be brave,,,, 🙂

    thx de’… kamu emang penuh semangat… ^^d

  13. jika memang tak bisa..tetaplah jalani dengan optimis dan ikhlas mabak rose…

    salam adem ayem

    yeah,… tapi cukup menyiksaku andie… 😦

  14. tanpa dirinya, kan masih ada kami disini mbak Rose. Hehehe…

    sip… iya de’.. alhamdulillaah, makasih yaa

  15. serdadoe tanpa markas said:

    akoe ???
    mentjoba tanpamoe
    ternjata bisa
    mentjoba tanpa tarianmoe
    mentjoba tanpa aksaramoe
    ternjata gak bisa
    entah mengapa ?
    dan kemana akoe
    haroes bertanja ?
    dan bertjerita ?
    akoe hanja bisa berlari
    diantara tarianmoe
    diantara deret aksaramoe
    sesekali menatap tadjam
    ke tjerah warnamoe
    pada kali jang lain
    akoe terlelap
    di rindang tamanmoe,
    tolong bangoenkan akoe
    ketika akoe terlena
    oentoek mengingat-Nya !!!

    janganlah semua ini melenakanmu akanNya… waspadalah terhadap hawa nafsu yang membelenggu..

  16. hmm,, memang stiap orang memiliki gaya menulis dan menyampaikan isi hati sendiri-sendiri.. walaupun kadang susah dipahamik selintas,, tapi maknanya pasti ada… 🙂

    kunjung2 juga ya ke yuiworld…

    yup yui… rose akan kunjungi, kemarin tak sempat karena rose sedang ada keperluan

  17. wah2, au sudah terbiasa tanpanya, sudah sejak 2 tahun lalu, dan kini semua itu biasa saja, apakah ini derita cinta? atau hanya buayan setan akan cinta?

    alhamdulillaah… akhirnya bisa kan Hanif… ? semua itu karena terbiasa…. terbiasa bersamanya ataukah terbiasa tanpanya… tinggal mana bagian kita…

  18. met pagi ibu rose
    apa kabar ?

    baik, alhamdulillah Gut… ^^

  19. hhmm mencoba 🙂

    iya Gut… ^^

  20. ksendirian yang tercipta setelah kebersamaan dengannya

    iya.. susah tuk mencoba tanpanya… 😦

  21. Merindukan kesendirian.
    Berharap sepi tuk kembali hadir, di sini.
    Kadang bermimpi gelap untuk kembali menyapa hari ini.

    *tanya kenapa?

    taulah Yo… sepi itu telah menjadi teman dalam diri dan aku sudah terbiasa dengan sendiri…

  22. tetooot 😯 *kelamaan mikir***
    libur lagi deh bikin puisi maksanya… :mrgreen:
    sulit, yg ini mah.. 🙄

    waah… jangan lama2 liburnya yan… ^^

  23. butuh waktu mbak tanpanya tapi pasti akan terbiasa ^^

    betul de’… biarkan waktu kan bicara dan takdir kan berkata

  24. Kasian kalo dilupain hiks 😦

    ga dilupain kok deq, hanya di manage ajah keberadaannya… ^^

  25. darahbiroe said:

    tetep smngatttt
    pandanglah kedepan jangan sllu menoleh keblakang
    😀

    kebelakang tuk merajut kenangan de’ dan aq membutuhkan tuk mengenangnya..

  26. nanangrusmana said:

    Rose,
    sebelum hadirku,tamanmu sudah banyak kumbang datang
    sebelum hadirku,tamanmu sudah penuh katakata awan lainnya
    sebelum hadirku,tamanmu masih saja lembut dengan pilu dan kegalauan
    sebelum hadirku,tamanmu sudah terasa indah dengan jiwa dan hatimu

    Rose,
    tanpa sapaku …
    tanpa ceriaku …
    tanpa candaku …
    tanpa tawaku …
    tanpa senyumku …
    tanpa hangatku …
    tanpa hatiku
    engkau sudah terbiasa

    tapi aku tak bisa.

    jakarta,220410 mau maghrib.

    mengapa bisa itu belum kau biasakan Nang? sementara aku telah berusaha tanpanya selama berjalannya beberapa masa… cobalah tuk membiasakannya…

    • nanangrusmana said:

      Rose,
      kau hadir dengan seribu satu penamu
      menggelitik kalbu

      dan kaupun terpukau karenanya…

  27. sama aku juga tanpa orang tua malah….

    yang sabar ya farus… ^^

  28. alhamdulillah kalau sudah terbiasa akhirnya…

    iya de…. 😉

  29. mencoba , hampa.

    karena menepis semua…

  30. Sampai kapan mencobanya? Sampai lelah diriku dibelenggu oleh ruang dan waktu

    mungkin, ifan… karena kutak yakin bisa melakukan semua itu… kecuali karena hidayahNya dan tekad kuatku…

  31. wah abis putus ya atau ditinggalin pacar? 😮

    banyak terselip makna di dalamnya, ridu… ^^

  32. rose,
    semua serba tanpa,
    akhirnya,
    akupun terbiasa tanpa-tanpa … hiks 😦

    efek dari puisi tanpa-nya rose ya… 🙂

  33. tp hubby kan selalu ada di samping rose

    that’s right sis… itu pasti… 🙂

  34. serdadoe tanpa markas said:

    namoen dikaoe tak biasa
    tanpa hatimoe

    karena hatiku tertinggal di sana… 😦

  35. serdadoe tanpa markas said:

    Rose……
    dikaoe tak kan pernah sendirian di taman ini
    di taman ini
    akan selaloe datang pentjari ketedoehan
    menari bersamamoe

    tapi bukan mereka yang kumaksudkan di sini, mereka tak tahu apa-apa tentang mawarku di sini… dialah seseorang nun jauh di sana… 😦

  36. Ku tak bisa tanpa-Nya 🙂

    itu pasti, indra… ^^

  37. tapi aku belum terbiasa tanpa mu.. 😦

    itulah Bee… aq juga belum terbiasa… tapi aq kan mencoba… 😦

  38. bersama kita bisa dan mungkin lebih baik……..

    jadi please jangan menjauh dariku…hehehehe

    ah…. rudi bisa saja…. kemana saja selama ini?

  39. ternyata tak bisa 🙂

    ga bisa, a’? iya rose juga tak tahu, bisa ga… 😛

  40. kenapa aku selalu berpikir keras kalo kesini ya? huft… mencoba merenungi isi kepala yg punya blog dulu nih…. 😯

    sebenarnya gampang, didot… ^^ manusiawi banget puisiku… hanya karenan didot bukanlah yang sedang mengalami kejadian serupa jadi agak susah memahami… suatu saat, bila ini menimpamu, kesini lagi yaaa… hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: