Catatanku di Maya

Duka Itu Kamu

duka itu kamu

semburatkan pilu di rasaku

tebarkan empedu di jiwaku

torehkan sembilu di hatiku

duka itu kamu

menyelinap di dalam jiwa yang resah

merayap di sepanjang lorong hati yang gundah

meratap di sepenuh ruangan rasa bersalah

termenung…

merenung…

hingga butiran permata

menetes satu per satu di hamparan pualam jiwa

selalu terlontar tanya dari lubuk jiwaku

mengapa selalu dan selalu

… duka itu kamu

***

– dan hujan deras di bulan itu selalu mengingatkanku padamu –

Advertisements

Comments on: "Duka Itu Kamu" (28)

  1. eh…nambah lagi nich…
    puisinya cukup bagus..dan menyentuh…halah ^_^…..he2

    thx asfan,…

  2. ada seorang filosofis jawa Ki Ageng Suryomentaram yang berkata….hidup itu hanyalah sebentar susah dan sebentar senang…rasa itu bergantian secara sempurna ,orang tidak akan berada dalam satu keadaan rasa untuk waktu yang cukup lama…..susah / duka akan tergantikan dengan senang / gembira.. begitu juga sebaliknya……

    semoga tidak berduka terus yach..^_^

    iya thx asfan…

  3. duh duka itu kamu.
    sebegitu pilunya pualam jiwa itu
    hingga mawar merahpun berangsur menghitam…
    ohh.. kenapa.

    krn sangat menyakitkan, moudy… 😦

  4. Aku
    butuh doamu
    Sahabat

    kan kudoakan dirimu, aa’…

  5. Ahai, mohon ijin saya berpantun;
    mawar berduri merah merona
    merona pipi hai si gadis muda
    tak baik selalu berduka
    tersebab hidup hanya sementara
    ==== semoga bisa membuat senyum 🙂

    bukankah duka itu bagian dari yang sementara ini, duhai pemuda?

  6. tetaplah senyum kak, jangan berduka lagi ya 🙂

    thx …

  7. keluarlah dari lingkaran ini,
    meski dalam sadar
    tidakkah kesadaran untuk berkehedak
    untuk tidak melukai

    mahesa, aq tengah berusaha keluar dr lingkaran itu, dan menuju pada kesadaranku, aq tak mau dia menyiksaku sehingga melahirkan duka di jiwaku… aku hanya ingin merasa nyaman dalam hidup ini… semua tanpa paksaan dan aku lebih suka memilih, bukan dipaksa…

  8. SEMOGA DUKA ITU BISA BERUBAH MENJADI SUKA CITA YANG INDAH …

    i hope so, bayu… 😦

  9. WAH KEREN SEKALI GAMBARNYA ….

    thx…

  10. yanrmhd said:

    kenapa, kak Rose?? 😦
    janganlah berduka…

    ayo kita bergembira…yeiiiii :mrgreen:

    lagi sedih yan… 😦

  11. Ah, saya bukan duka!
    Saya ini happiness!! 😀

    duka itu bukan kamu… 😦

  12. jangan bersedih kawan….

    cuma sebentar ajah kok sob… 😦

  13. maaf belum bisa baca2
    hanya menyapa sepintas saja

    salam 🙂

    gapapa a’… 😦

  14. duh..duh…duh…
    lagi berduka ya…
    turut sedih deh…

    makasih atas dukungannya… 😦

  15. Setiap orang pernah berduka
    bukan hanya kamu
    tapi juga aku
    duka datang silih berganti dengan suka
    sambutlah mereka dan dudukkan di kursi istimewa
    merknya sabar dan syukur

    Salam hangat dari Plesiran, media untuk mempromosikan pariwisata daerah anda secara gratis. Pengirim artikel akan mendapatkan tali asih berupa buku yang menarik dan bermanfaat jika artikelnya di post di Plesiran.
    Silahkan bergabung di Plesiran dan rasakan sensasinya.

    mungkin selama ini aq kurang bersabar, pakdhe… 😦 terimaksih infonya

  16. walah, komengku masuk spam semua apa y?

    iya tuh… 😦

  17. mba, boleh sekalian tukeran link? udah aq pasang di The Harp Ring

    boleh silahkan… aq pasang juga ya thx…

  18. duka itu seperti senja mba. indah, sekaligus mesti kita lewati. tak mungkin selamanya kita merenungi senja, merenungi remang-remang…

    iya memang.. dan dia datang kala senja tiba… malam melingkupi dan pagi kan kujelang kemudian… thx… 😦

  19. Duh sedihnya mbak rose ini. Duka itu datang dan pergi silih berganti karena ia sudah menjadi bagian kehidupan yang tidak bisa dielakkan.

    iya fan… lagi sedih.. makasih ya… 😦

  20. duh, aduduhhhhh
    rose, tubuhmu disiram hujan,
    setiap menit, jam – kau terkapar,
    diguyur air duka nestapa,
    tapi kau tetap tegar dan segar …
    sampai air hujan bosan menyentuh-mu,
    enyahlah duka – berlalulah nestapa … 😦

    i hope so brus… 😦

  21. duhhh..berduka neh..

    🙄

  22. Rose La Tahzan, kuingin engkau tetap tersenyum dan selalu menebar senyum walau hujan kembali turun.

    kan kuusahakan de’… 😦

  23. Saya suka gambarnya, yang bikin mata saya jadi adem dan seger kalo melihatnya 🙂

    tapi aq sedih mengenangnya… 😦

  24. blogwalking.. membaca puisi kedukaan 😛

    thx red… 😦

  25. sepertinya tersiratkan kepedihan yang mendalam

    emang… 😦

  26. kunjungan malam di temani tampias air hujan yg membasahi duka
    duka luka panas itu lenyak seketika di terpa butiran hujan
    *takut ada gledek.. nyari tempat aman ahh.. takut kaya ponari & pok ati ;p

    thx naga… 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: