Catatanku di Maya

Menantimu

Menantimu

hadirmu

senyummu

hangatmu


Menantimu

di sudut taman hatiku

di tepian waktuku

di batas kesabaranku


Menantimu

dalam bisu

dalam beku

dalam sendu


Menantimu

Selalu…

Tuk bawakan sekuntum mawar merah itu

untukku …

***

– kan menanti dia jadi indah pada waktunya, selalu … –

Advertisements

Comments on: "Menantimu" (26)

  1. Sy juga menantikan harapan sy jd kenyataan..sebuah harapan dimana sy bs hdp brsama dg org yg sy cintai..smga Tuhan mendengar doa sy dan mbak..Amin

  2. Trus2an menanti kan capek,….

    hooh neh.. 😦

  3. Eh, nama saya kok nggak ada di sahabat Rose nih…masih belum layak naik tingkat ya, hihihi, peace ah… 😛
    Menanti siapa atau apa, Rose?
    Penantian itu, mudah-mudahan berbuah manis di waktu yang tepat.
    Dalam menanti kita belajar sabar dan ikhlas, karena memang dalam hidup kita selalu ingin memiliki yang belum kita punyai… 🙂
    Saya juga sedang menanti kok, menanti sebuah mimpi yang mudah-mudahan bisa menjadi nyata 😉

    kita tukeran link yaak… ^^ menanti sesuatu dan seseorang mbak.. ^^

  4. penantianmu pasti berakhir
    bukan dalam menemukan keinginan
    dan ketidakinginan
    namun bersandarnya segenap rasamu
    berlutut dalam keagungan
    istana hati

    ya penantianku pasti akan berakhir karena tak ada yang abadi di dunia ini… ^^

  5. saya dataaaaaangggg… *ohh bukan saya ya yg dinanti*. 🙄

    :mrgreen:

    bukan kamu top… maap… 😦

  6. aku juga gy menanti mbak, menanti seseorang untuk menjadi imamku..

    semoga dia segera mendatangimu ya de’ aamiin… ^^

  7. aku datang membawa selaksa rindu , engkaukah mawar itu?
    entahlah

    sepertinya engkau merindukan mawar impianmu, benarkah?

  8. menunggu itu memang menjenuhkan, sabar ya mbak ku…..

    betul, aq bergulat dengan titik jenuhku… 😦

  9. delia4ever said:

    Lia juga menanti.. 😦
    menanti masa untuk kembali pulang.. hikss hikss..
    nggak sabar mbak

    sabar ya Lia…. ^^

  10. nice
    pasti dikau sedang menanti seseorang dan bukan blue,kan?…..heheheh
    salam hangat dari blue

    maaf,bukan blue.. aku menantinya, blue… dengan sekuntum mawar merah di tangannya untukku 😦

  11. aku juga sedang menanti mbak…
    jangan pernah bosan (walau menanti n menunggu itu membosankan),
    jangan pernah berhenti berharap (mungkin harap dapat menjadi terkabulnya doa),

    kekekekek.. nyambung ga siy 😆

    yeah… neretas kesabaran tiada batas ya Jul… ^^

  12. Tary Sonora said:

    menanti, meski lelah….namun tak terlukiskan keindahannya jika yang dinanti tiba.

    semangat rose…

    terimakasih tary.. ^^

  13. masih awal, kunjungan pertama 🙂

    terimakasih…

  14. menantimu
    tak akan habis waktu

    🙂

    tapi kesabaranku semakin menipis, a’… 😦

  15. Salam untuk Diary Rose. Puisi yang indah dan tersendiri.
    Anda punya pemikiran yang kreatif dalam berpuisi.

    Saya juga menanti kunjungan dari Rose. Sudah lama ketinggalan dalam posting.

    Terima kasih

    terimakasih… nanti saya kunjungi…

  16. sampai kapan akan terus menanti Rose?
    penantian yg berujung pd kebahagiaan, tentunya 🙂
    salam

    rose tak tau bunda.. entahlah… apakah bahagia akan ada di ujung jalan sana?

  17. wow.. lagi kesepian yo mbak? hihihi…

    aku menantimu
    meski kau bersamaku
    aku tetap menantimu
    dengan hati yang pilu

    aku menantimu
    meski kau mencumbuku
    aku tetap menantimu
    bersama waktu hidupku

    aneh puisiku… Wkwkwk.. yoweslah mbak Rose.. aku yo lagi belajar puisi ‘n meneliti puisi. Sedikit-sedikit buat puisi… 😀

    iya aneeh…. dia ada di dekatmu, mengapa kamu menantinya mas?? 😕

  18. rose,
    dari pada ‘menanti,
    upaya terus memahami rahasia hati,
    berbagai cela tersembunyi didalam dirimu,
    itu lebih utama daripada mengupayakan,
    terbukanya tirai kegaiban dirimu.

    rose,
    itu lebih benar dan bijak,
    (narsisss banget dah gua) … 😛

    sehingga apakah aku harus tetap menutup diriku?

  19. (*mikir*), menunggu siapa ya ? kalau saya kayaknya nggak mungkin 😆

    menunggu seseorang yang akan membawakan mawar merah itu untukku…

  20. yanrmhd said:

    menanti sang kekasih
    yang pergi berjuang kak rose???
    so sweeettt :mrgreen:

    jangan sedih dan berkecil hati
    dia segera kembali,
    membawa senyum dan sebuah bunga
    buat kak rose…

    *sok tau saya hehehe…peace kak rose 😆 ***

    ———-
    buat api unggun atuh, dingin tuh putih2 :mrgreen:

    yup.. menunggu yang dicintainya… ^^

  21. Singkat dan mengena intinya :)..Liek this one note

    terimakasih…

  22. Mungkin semua orang sedang menanti sekarang, termasuk diriku. Menanti bertemu dengan Sang Khalik. 🙄 salam hangat serta jabat erat selalu dari tabanan

    itu penantian yang hakiki… 😦

  23. at@u,
    kebiasanmu menunda-nunda,
    mengerjakan sesuatu yg baik,
    karena menanti yg dianggap lebih baik,
    padahal menanti ‘penuh tipu daya …

    may be… yes…. 🙄

  24. rose,
    kau menanti?
    haruskah menanti,
    kenapa harus menanti,
    siapa yg dinanti,

    menanti karena?
    gak punya pilihan,
    atau punya pilihan …

    seseorang… entahlah mungkin pilihan atau karena keadaan atau juga perasaan… 😦

  25. Mengapa harus menanti. Bukankah menanti itu sesuatu yang membosankan. Tapi jika memang memang menanti itu adalah pilihan satu-satunya, biarkan ia menjadi sutu asa yang membangkitkan kemenangan

    mungkin dia adalah pilihan itu, fan… 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: