Catatanku di Maya

Archive for the ‘opini’ Category

Saat Kau Jauh Dariku

jangan tanya padaku
betapa sunyi hatiku
dan semuapun tahu
betapa rindunya aku
lebih dari itu…
di saat kesadaran menyapaku
betapa aku membutuhkanmu
betapa ku tak ingin kehilanganmu
kasih, … datanglah padaku
‘kan kutunggu kembali hadirmu
di dalam bilik cintaku …
***
– untuk kekasihku –

Engkaulah Puisiku

engkaulah puisiku

tarikan pena hatiku

alirkan untaian kata indahku

tuangkan rasa di jiwaku

engkaulah puisiku

merahkan kelopakku

mewahkan wangiku

indahkan pesonaku

engkaulah puisiku

sebabkan ada di sini … aku


***

– untuk sebuah ide yang menjadi nafas Diary Rose –

Kutinggalkan dia KarenaMU

pekat terasa…
gelap gulita
serasa muka ini penuh jelaga


menggapai jalan
tak tentu arah tujuan


duhai jiwa…
mengapa kau rela bergelimang dosa?
durhaka selalu menyerta
nafsu memperkuat rasa


ku terduduk tak berdaya di hadapanMu

lelah…
lelah yang teramat sangat…

bantulah aku ‘tuk lepaskan belenggu jiwa
tak kan kurasa derita ini,
kecuali karena ulah sendiri…


Wahai Penguasa jiwaku,
tak kan kubisa menggapai cintaMu
bila nafsu melingkup kalbu
tak kan kubisa mendulang rahmatMu
bila diri dan dosa masih bersekutu


nantikan diriku untuk bersamaMu
berikan aku waktu untuk meraih ridhaMu
‘ku akan berusaha segenap jiwaku
‘kan kutinggalkan dia karenaMu…

***
-dan siapkah kamu tuk meninggalkan dia karenaNya?-

dia … kan membuat hatimu menghiba
bila kau masih punya nurani jiwa akanNya
hatimu kan menghiba tuk kembali padaNya
tuk kembali mesra bersamaNya
tak akan bisa Dia dan dia bersatu bersama
oleh karenanya,
tinggalkan dia karenaNya
dialah… hawa nafsu yang menyerta …

In Your Eyes

I see a love in your eyes…
but it is not for me to get

I see a rainbow in your eyes…
but it is not for me to reach

How can i come between this love?
That was never mine,
in the first place…

***

yeah… that was never yours and ours …

Beku …

hati yang beku itu
menghunjam kalbuku

jarum-jarum bekunya
menghujani mimpiku

menggoreskan pedih di bilik jiwaku

apakah ini semua hanya permainanmu nan semu
yang ‘kan berakhir dalam beku?

sungguh beku itu
begitu membelenggu
kutaksanggup dalam bekumu

dingin ini hampir membunuhku

jika ini semua hanya permainanmu
sungguh beribu terimakasih kuucapkan padamu
karena telah berhasil menyiksaku
dalam bekumu …

***

tiadakah lisan bertutur tuk menguntai warta?

tiadakah pena menggores kata tuk mengurai dialog jiwa?

sehingga,

sebuah rasa yang tercipta, tak kan kau artikan jauh dari hakikatnya…

( pesan Rose : mari kita jalin komunikasi agar tak timbul salah persepsi … ^^ )

Bodohnya Aku

… bodohnya aku

mempercayaimu, meyakinimu

… bodohnya aku

terhanyut rasamu, terbuai asamu

… bodohnya aku

dibawa kenangmu, dicumbu bayangmu

dan

… bodohnya aku

m  e  n  c  i  n  t  a  i  m  u …


***

( Masihkah terbelenggu oleh hawa nafsu? )

Pernah Hadir Di Sana

pernah hadir di sana

sebuah nama

sebentuk jiwa

sejumput asa

sebait doa


pernah hadir di sana

di bilik jiwa

setangkup cinta

seuntai rasa


dan engkau, cinta …

akankah jua terkubur di sana?

***

Tetapilah apa yang telah menjadi hakmu dariNya… Tak selayaknya cinta yang lain itu menyapa kala telah hadir cinta sejatimu… Meski cinta bisa datang kapan saja… dan menyapa siapa saja…

Kan Selalu Indah

mawar merah tak selalu berduri

dia kan selalu indah di hati

dan tolong…

jangan jadi mawar berduri di sana


mawar merah kan selalu indah di hati

ku kan selalu menanti

dia kan jadi indah di sana

…selalu …

meski dalam diam

dalam nama

dalam jiwa

dalam asa

dalam masa

dan dalam doa…

***

Keindahan sebuah nama, sebuah jiwa, sebuah raga, dan sejumput asa hanya kan terpancar dengan ilmu yang menyerta… di bawah naungan cahayaNya…

Ilmu … kan membuat semuanya menjadi indah … meski raga tak menyiratkan indahnya, namun keindahan itu, kan terpancar dari dalam bilik jiwanya…

Langitpun Kan Memuja

Mengejar cinta manusia
hanya ‘kan timbulkan nista

Mengejar cintaNya
malah kan jadi permata

tanpa harus tebarkan pesona
segenap mahluk kan mencinta
jangankan yang di bumi, yang di langitpun kan memuja …

Bahkan…Dia ‘kan jadi Penjaminnya…
tiada ragu… tiada dusta …

***

Terkadang jiwa ini disibukkan dengan mengejar cinta manusia, selalu dan senantiasa… meski derita dan kecewa menyapa… Tidakkah kita merasa nista karenanya??

Namun, jika yang kita kejar adalah cintaNya… Dia kan jadi Penjaminnya tentang apa yang terbaik untuknya…

Segenap mahluk kan mencinta, jangan yang di bumi, yang di langitpun kan memuja…

Sungguh … ingatlah selalu… bahwasanya:

bila memang itu adalah rizkimu, …. tak akan lari gunung dikejar …

perbaikilah dirimu, … sehingga Dia kan memberikan yang terbaik pula untukmu…

Stay With Me

please stay with me

temani aku tuk belajar terbang kembali
aku belum temukan semangat itu dari diri…
meski aku sangat ingin bangkit sendiri…
walau terasa lunglai sayapku ini
tuk bisa kembali terbang seperti dulu lagi…

kenapa mesti kamu??
sekali lagi jangan kau tanya kenapa padaku…
aku juga tak tahu…

please stay with me
though just for a while
’till i can fly by my self
to the sky…
and dancing there
with my beautiful wings…
and want to tell you
how beautiful our life is…

***

Pernahkah mengalami keterpurukan?? Enyahnya semangat dalam diri?? Ingin bangkit, namun sungguh lunglai terasa…

Terkadang kita membutuhkan semangat itu dari orang lain… Entah untaian kalimat lembutnya, entah kebersamaannya, pun entah jiwanya …

Sudah selayaknya kita segera bangkit dari keterpurukan diri… dan sungguh semangat terbesar yang kan bisa menuntun tuk kembali terbang adalah… semangat dari dalam diri …

Dan terbanglah tuk melihat indahnya dunia… Kemudian kabarkan padaku apa yang telah kau lihat di sana …

***