Catatanku di Maya

Posts tagged ‘asa’

Pada …

pada pemandangan yang kulihat…
pada langit yang kutatap…
pada angin yang menerpa…
pada mentari yang menyapa…


kusenang bermain asa
melambungkan jiwa
ke sana…

***

seringnya… saat menempuh perjalanan darat jarak jauh, aku suka menggunakan waktuku untuk melihat pemandangan di luar kendaraan… jarang sekali aku tertidur, hingga sampai di tujuan…

sambil aku mencoba bermain asa dan angan… memikirkan hidup dan melihat tingkah polah kehidupan di luar sana …

Menggenggam Pedihku

berlalu bersama waktu
membawa sedihku
menghapus kenangku
membunuh asaku

mengapa?
hanya itu yang bisa terucap pada lisanku
sambil kupandangi jejak itu

mengapa?
sambil kuberlalu
menggenggam pedihku…

***

dan aku sadar … semua ini harus berakhir …

Kurindu Lampauku

Lampauku adalah seorang yang lugu
tanpa tahu menahu dunia semu
yang penuh tipu daya dan hawa nafsu

Lampauku adalah seorang perindu
walau temanku adalah sendu
namun asa selalu ada di hatiku

Lampauku adalah seorang pecinta malamMu
yang selalu bersimpuh di hadapanMu
menangisi segala nistaku padaMu
mengais dan menghiba kasihMu
dan selalu mengharap ampunanMu

Wahai Penguasa jiwaku
sebelum biduk ini menepi entah kapan kutak tahu
pertemukan kembali aku pada lampauku
meski saat ini kuada di kekinianku
agar kelak kubisa menemuiMu
dengan senyuman rindu padaMu
dan Engkaupun ridha padaku …

***

Bodohnya Aku

… bodohnya aku

mempercayaimu, meyakinimu

… bodohnya aku

terhanyut rasamu, terbuai asamu

… bodohnya aku

dibawa kenangmu, dicumbu bayangmu

dan

… bodohnya aku

m  e  n  c  i  n  t  a  i  m  u …


***

( Masihkah terbelenggu oleh hawa nafsu? )

Pernah Hadir Di Sana

pernah hadir di sana

sebuah nama

sebentuk jiwa

sejumput asa

sebait doa


pernah hadir di sana

di bilik jiwa

setangkup cinta

seuntai rasa


dan engkau, cinta …

akankah jua terkubur di sana?

***

Tetapilah apa yang telah menjadi hakmu dariNya… Tak selayaknya cinta yang lain itu menyapa kala telah hadir cinta sejatimu… Meski cinta bisa datang kapan saja… dan menyapa siapa saja…

Kan Selalu Indah

mawar merah tak selalu berduri

dia kan selalu indah di hati

dan tolong…

jangan jadi mawar berduri di sana


mawar merah kan selalu indah di hati

ku kan selalu menanti

dia kan jadi indah di sana

…selalu …

meski dalam diam

dalam nama

dalam jiwa

dalam asa

dalam masa

dan dalam doa…

***

Keindahan sebuah nama, sebuah jiwa, sebuah raga, dan sejumput asa hanya kan terpancar dengan ilmu yang menyerta… di bawah naungan cahayaNya…

Ilmu … kan membuat semuanya menjadi indah … meski raga tak menyiratkan indahnya, namun keindahan itu, kan terpancar dari dalam bilik jiwanya…

Aku… Diriku …

aku, diriku…
sebuah raga
dengan apa adanya penciptaan

aku, diriku…
sebuah jiwa
dengan rasa yang berbeda dari lainnya

aku, diriku…
sebuah asa
dengan teja yang selalu ada tuk menguntai cita dan cinta

aku, diriku…

terimalah aku apa adanya …

***

Setiap orang tercipta dengan pembawaannya masing-masing, tak kan ada yang menyamainya walau seujung kuku, meski bagai pinang dibelah dua…

Raga dan jiwa kita, membawa rasa yang berbeda… Semua berpadu tuk meraih cita dan cinta dalam hidupnya.

Berbeda untuk menyatu… Maka terimalah jiwa-jiwa itu, … apa adanya….