Catatanku di Maya

Posts tagged ‘menari’

Dengarkan Aku

Rose, dengarkan aku…
entah kenapa aku masih ingin menari untukmu

entah sampai kapan ku tak tahu

apakah sampai bosan menyergapku
karena kau tak kunjung tersenyum padaku

apakah sampai lelah menerpaku
karena tak ada sapamu untukku

atau … apakah sampai namamu
tergerus oleh roda kehidupanku hingga jadi debu
bertaburan di sepanjang lorong waktuku?

akupun tak tahu …

Rose, dengarkan aku …
hanya di sini kubisa berbincang denganmu
merangkai monolog rindu
meskipun kau diam membisu

segala tanya berlarian di benakku
ada apa denganmu?
apakah salahku begitu menggores hatimu
sehingga tak ada sedikitpun ceriamu untukku?

sekali lagi Rose, dengarkan aku …
izinkan aku menari untukmu
meski hanya sementara waktu
entah sampai kapan ku tak tahu

hingga kutitipkan dirimu pada Penguasa jiwaku
agar selalu menjagamu
dan memberi kebaikan untukmu…

Rose, dengarkan aku…

***

hanya mengenang … karena it’s over now …

Biarkan Penaku Menari …

Biarkan penaku menari
saat kabut itu melingkupi
saat matahari enggan tersenyum pada diri
saat ceriaku bersembunyi dari hari

Biarkan penaku menari
kan kuurai jeritan hati
mengalirkan kata-kata dari jiwa sunyi
dan merangkainya menjadi lembaran-lembaran puisi

Biarkan pilu itu terkadang menghampiri
karena dengannyalah, penaku ini dapat menariā€¦..
***

…kala sendu menghampiri diri…

entah mengapa … kata-kata indah itu kan selalu mengalir dari bilik jiwa… menarikan pena hatiku dan jari jemari ini tuk menguntai mutiara hati…

dan entah mengapa pula… tak kan bisa kurangkaikan kalimat jiwa seindah ini… di dalam ceria …
kunikmati semua ini ‘tuk renungi dan memaknai arti hidup dan kehidupan jiwa …

Aku Masih Ingin Menari

Tahukah kamu, Rose…
walau mendung itu perlahan berarak pergi
dan walau sendu berangsur lari
aku masih ingin menari…
karena aku menikmati tarian ini

hei, Rose…
tidakkah kau lihat,
betapa indah tarianku
betapa dalam beberapa hari
aku senang menyendiri di kebun ini
untuk kembali belajar menari ?

Rose …
kenapa kau diam membisu?
aku tahu…
kau pasti terpukau akan tarianku
sehingga lidahmu terasa kelu
tuk merangkai untaian kata biru

tak apalah Rose…
mungkin belum waktumu
tapi aku kan selalu menantimu
tuk menari bersamaku
dengan dentingan melodi dan harmoni kalbu…

***

Entah sampai kapan asa ini kan kekal tergantang di sana … Akupun tak tahu … sungguh lelah hati ini menyergapku …