Catatanku di Maya

Posts tagged ‘rindu’

Saat Kau Jauh Dariku

jangan tanya padaku
betapa sunyi hatiku
dan semuapun tahu
betapa rindunya aku
lebih dari itu…
di saat kesadaran menyapaku
betapa aku membutuhkanmu
betapa ku tak ingin kehilanganmu
kasih, … datanglah padaku
‘kan kutunggu kembali hadirmu
di dalam bilik cintaku …
***
– untuk kekasihku –
Advertisements

Kangen Kamu

malam telah memeluk langitku

tubuh rebah di atas peraduanku

namun mata ini masih enggan terpejam untukku


bayang-bayang itu menari di pelupuk mataku

kenangan itu berlarian di benakku

gundah itu beribu menyerbu hatiku


mencoba sekali pejamkan mataku

namun gagal itu seolah mencibirku


dan betapa sadar ini menghardikku

… ternyata aku

kangen kamu …

***

– miss you so … 😦  –

Merindukanmu

Dimanakah dirimu, sayang?
setelah sekian lama kumenantikanmu
‘tuk mengisi sunyinya ruangan hatiku …


Akahkah kau datang padaku, sayang?
bercengkerama di sini ‘tuk menemaniku
sambil bercerita tentang hidupku… hidupmu …


Sungguh aku merindukanmu, sayang …
‘tuk jadi penyejuk pandanganku
pelipur lara saat duka menyapaku …


Apakah kiranya Dia tengah menahanmu,
tuk menjumpaiku?

entah karena belum sucinya jiwaku
atau karena … tetap berlanjutnya ujian atas kesabaranku  …
entahlah… aku tak tahu …

sungguh… aku merindukanmu …

***
– meretas kesabaran tiada batas –

Kurindu Lampauku

Lampauku adalah seorang yang lugu
tanpa tahu menahu dunia semu
yang penuh tipu daya dan hawa nafsu

Lampauku adalah seorang perindu
walau temanku adalah sendu
namun asa selalu ada di hatiku

Lampauku adalah seorang pecinta malamMu
yang selalu bersimpuh di hadapanMu
menangisi segala nistaku padaMu
mengais dan menghiba kasihMu
dan selalu mengharap ampunanMu

Wahai Penguasa jiwaku
sebelum biduk ini menepi entah kapan kutak tahu
pertemukan kembali aku pada lampauku
meski saat ini kuada di kekinianku
agar kelak kubisa menemuiMu
dengan senyuman rindu padaMu
dan Engkaupun ridha padaku …

***

Dengarkan Aku

Rose, dengarkan aku…
entah kenapa aku masih ingin menari untukmu

entah sampai kapan ku tak tahu

apakah sampai bosan menyergapku
karena kau tak kunjung tersenyum padaku

apakah sampai lelah menerpaku
karena tak ada sapamu untukku

atau … apakah sampai namamu
tergerus oleh roda kehidupanku hingga jadi debu
bertaburan di sepanjang lorong waktuku?

akupun tak tahu …

Rose, dengarkan aku …
hanya di sini kubisa berbincang denganmu
merangkai monolog rindu
meskipun kau diam membisu

segala tanya berlarian di benakku
ada apa denganmu?
apakah salahku begitu menggores hatimu
sehingga tak ada sedikitpun ceriamu untukku?

sekali lagi Rose, dengarkan aku …
izinkan aku menari untukmu
meski hanya sementara waktu
entah sampai kapan ku tak tahu

hingga kutitipkan dirimu pada Penguasa jiwaku
agar selalu menjagamu
dan memberi kebaikan untukmu…

Rose, dengarkan aku…

***

hanya mengenang … karena it’s over now …