Catatanku di Maya

Posts tagged ‘waktu’

Menantimu

Menantimu

hadirmu

senyummu

hangatmu


Menantimu

di sudut taman hatiku

di tepian waktuku

di batas kesabaranku


Menantimu

dalam bisu

dalam beku

dalam sendu


Menantimu

Selalu…

Tuk bawakan sekuntum mawar merah itu

untukku …

***

– kan menanti dia jadi indah pada waktunya, selalu … –

kelak

meski sesaat waktu

tolong, temaniku di sini

kubutuh semangat itu

meski dari luar diri


kelak jika tiba masanya

sayap ini mengepak mengudara

kukan melesat terbang tinggi ke angkasa

meninggalkanmu jauh di bawah sana


namun, ingatlah selalu
bahwa mawar merah itu

kan selalu indah di hatiku


dan saat itu
aku masih ingin mengunjungimu

di pagimu
di harimu


berkicau di tamanmu
dengan kicauan merduku
ceriaku
harapanku
semangatku
hidupku
jiwaku

sambil kunantikan selalu
kau pun juga bisa terbang sepertiku

kelak … di tepian waktumu …

***

– sebuah catatan usang yang terserak di lorong hatiku-

Menggenggam Pedihku

berlalu bersama waktu
membawa sedihku
menghapus kenangku
membunuh asaku

mengapa?
hanya itu yang bisa terucap pada lisanku
sambil kupandangi jejak itu

mengapa?
sambil kuberlalu
menggenggam pedihku…

***

dan aku sadar … semua ini harus berakhir …

Berlalu

Berlalu…
ditelan waktu
bersama bisu
dibelenggu beku
membawa pilu
tertancap sembilu

terhempas
tercampakkan
terabaikan
terlupakan

berlalu…
ditelan waktu
tergantikan yang baru …

***

Rose, tahukah kamu? Ada kenangan yang buruk dalam hidup itu.  Ingin rasanya keluar dari belenggu bayangan yang menghantu…

Sakit… pedih… perih …

Beritahukan padaku apakah obat kecewa itu…

Ataukah waktu yang kan mengikis nyeri sembilu yang dirasa?

Rose, ketahuilah… Banyak pilihan yang disediakan olehNya di dunia ini… Pilihlah yang terbaik… Tak mesti terpaku pada satu sosok.

Tak ada paksaan dalam hidup ini, dan hidup ini adalah suatu pilihan yang siap tuk dipertanggungjawabkan…

Tak ada paksaan dalam hidup ini, walau kadang … paksaan itu tercipta karena suatu keadaan…

Pahamkah kamu, Rose?

Sendu

Sendu

terkadang datang begitu

tak kenal waktu

tabu…

Sendu

terkadang aku butuh itu

tuk temukan diriku

merenung di pojok waktu …

Sendu

bagian dari hidupku…

***

Siapa yang tak pernah didera sendu?? Terkadang kau pandang tabu sang sendu, karena akan menghalangi kecerianmu dalam waktu.

Namun sendu adalah bagian hidupmu… warna hidupmu.

Kau akan butuhkan sendu itu, tuk temukan dirimu… saat merenung di sudut waktumu…. sadarkan dirimu akan lalaimu…  akan bodohmu tuk tegar lanjutkan langkah hidupmu.

Sendu… Manfaatkan dia tuk warnai kehidupanmu dan pengendali jiwamu…